Young Lex Hadapi Bullying dengan Menghasilkan Karya

MF.COM – Masih maraknya kasus bullying di tengah masyarakat maupun di media sosial, membuat berbagai dampak negatif bagi si penerima bully. Namun hal tersebut ditanggapi berbeda oleh penyanyi rap sekaligus youtuber, Young Lex (25). Selama berkarier di industri musik Indonesia, bully sangat dekat dengan pemilik nama lengkap Samuel Alexander Pieter ini.

 

“Bully adalah penyakit baru di sosmed. Karena dulu enggak ada sosmed, kalau mau matahin orang harus di depan atau di belakangnya. Zaman sekarang ada sosial media, ada tempat baru,” kata Young Lex, ditemui dalam peluncuran trailer, poster, dan Original Sound Track (OST) Film ‘AIB #Cyberbully’, di Hermitage Hotel Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018) malam.

 

 

“Ada riset baru, misal kita satu sekolah, bisa kenal dan ketawa bareng, tapi di sosmed gua bisa bully lu lewat fake accaunt gua. Ada pelampiasan yang dilakukannya dengan aman. Karena itu, fake account untuk meluapkan emosi,” sambung Pria ber-tattoo itu.

 

Meski acap kali menjadi bahan bully-an di sosial media, Young Lex tidak mau menempatkan dirinya sebagai korban. “Kalo dbilang victim, tergantung kita sih. Kalo kita berjiwa kecil, bisa dibilang victim. Kalo kita berjiwa besar, pasti itu gak jadi victim. Sebagai musisi output bully malah bisa jadi menghasilkan karya,” pungkas Young Lex. (Jeh)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *