Tayang di MNCTV Sinetron Ali Angkat Latar Belakang Kisah di Tanah Banten

 

Jakarta, MF – MNCTV kembali menghadirkan sinetron drama terbaru untuk menghibur pemirsa setianya di rumah. Stasiun televisi kebanggaan keluarga Indonesia itu akan menayangkan Sinetron bertajuk Ali, yang rencananya tayang mulai 15 Juli mendatang.

Sinetron garapan Visual Generasi Ent ini mengisahkan sepak terjang Ali, bocah yang sejak lahir hidup dan diasuh oleh hewan-hewan di hutan. Situasi ini membuat Ali tumbuh menjadi sosok yang kuat dan memiliki kesaktian.

Ali yang merupakan tokoh sentral, diperankan oleh Kevin Bzezovski Taroreh. Sebelumnya, Kevin ikut membintangi film Danur. Dalam Sinetron Ali, Kevin mendapat lawan main yang sepadan, yakni si serigala yang diperankan oleh Nizam Hasan.

Selain Kevin dan Nizam, sinetron Ali juga menghadirkan Ciara Nadine Brosnan, ada juga Daus Mini yang berperan sebagai Paman Elang dan Choky Andriano sang Siluman Macan Kumbang, serta Dewi Rezer dan Ali Zaenal sebagai orangtua Ali.

Kebanyakan tokoh dalam sinetron ini, sengaja mengambil nama-nama hewan, bahkan lokasi syuting pun memilih areal Hutan, di kawasan Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat.

Menurut sang produser, Syaiful Drajat serta Nasrul Warid, selaku executive produser, rangkaian cerita dalam Sinetron Ali adalah fiktif belaka, namun mengambil latar belakang sebuah kisah nyata di wilayah Banten, Jawa Barat.

Di sana pernah tinggal seorang alim ulama bernama Ki Manara, yang menikah dengan siluman Harimau. Pernikahan ini melahirkan anak bernama Pangeran Surya.

“Sampai di sini merupakan kisah nyata di tanah Banten, dibuktikan oleh adanya makam Ki Manara sampai sekarang. Kalau tokoh Ali itu fiktif,” papar Syaiful disela-sela acara Halalbihalal dan Syukuran Sinetron Ali di Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (5/7/2019).

Menjelang akhir hayatnya, Ki Manara berpesan agar Pangeran Surya menjaga keselamatan seluruh keturunannya, termasuk Ali, dari gangguan musuh. Musuh yang dimaksud adalah Siluman Macan Kumbang.

Macan kumbang dendam kepada Ki Manara, lantaran ratunya siluman macan kumbang ini pernah dikhianati oleh ratu siluman harimau. Sejak saat itu Siluman Macan Kumbang bersumpah akan membunuh seluruh anak cucu kiai manara. “Sebagai titisan Pangeran Surya sekaligus cucu dari Ki Manara, Ali tentu saja memiliki kesaktian tanpa harus belajar,” ujarnya.

Syaiful berharap hadirnya sinetron Ali tidak hanya sekedar menjadi tontonan belaka, tapi juga dapat menjadi tuntunan. “Betapa sengsara hidup kalau dipenuhi dendam yang tak berkesudahan. Semoga Ali tak sekedar menjadi tontonan, tapi juga tuntunan,” pungkanya. (Jeh)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *