Penjualan Tiket Film “Impian 1000 Pulau” Usung Konsep Unik #1ticket1mangrove

Jakarta, MF – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan hidup. Kalingga, sebuah kelompok filantropis yang berada di bawah Lions Club Indonesia, mengadakan nonton bersama (nobar) di berbagai daerah, khususnya di Jakarta, untuk membantu mengumpulkan dana bagi perbaikan lingkungan di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Senin (12/11/2018) pagi Kalingga Lions Club mengadakan nobar film “Impian 1000 Pulau” bersama 500 siswa-siswi masrasah Al Fakhiriyah, di CGV Blitz Slipi Jaya Jakarta. Dan sore harinya juga diadakan nobar dengan siswa Khadijah Islamic School di CGV Pasific Place.

Film “Impian 1000 Pulau” mengisahkan tentang seorang anak nelayan yang bercita-cita menjadi pembuat film. Sang ayah tidak setuju karena menganggap hal itu merupakan pekerjaan yang sia-sia.

Film ini juga buah kreativitas sineas muda yang duduk di bangku SMA dan SMK, secara mandiri dan digarap selama dua tahun. Menggunakan dana sumbangan dari berbagai sponsor swasta dan dukungan penuh dari beberapa lembaga pemerintahan.

Film yang mengajak para generasi muda untuk lebih mencintai Bangsa Indonesia ini disutradarai oleh mahasiswa semester tiga Institut Kesenian Jakarta, dibantu oleh kru yang berangotakan 28 orang pelajar asli dari kepulauan seribu.

Remaja muda bertalenta ini berhasil menciptakan sebuah film yang bertujuan untuk mempromosikan wisata khususnya di Kepulauan Seribu.

Selain mengedukasi para penontonnya dengan film, para generasi muda ini juga mempromosikan aneka kuliner untuk memajukan industri pariwisata di Kepulauan Seribu.

Eksekutif produser Ivone Zakaria menjelaskan, tujuan pembuatan film bertujuan untuk mencari dana yang akan digunakan untuk membantu memperbaiki lingkungan dan usaha masyarakat Kepulauan Seribu.

“Hasil dari pengumpulan dana itu akan kita gunakan untuk mengembangkan usaha masyarakat. Di sana ada berbagai olahan kuliner yang kita coba angkat. Kita pernah membawa koki dari hotel bintang lima untuk mengajari masyarakat memasak tanpa menggunakan penyedap,” kata Ivone.

Uniknya, film “Impian 1000 Pulau” ini mengusung konsep presale #1ticket1mangrove dimana dengan menonton film tersebut, setiap penjualan tiketnya, secara otomatis masyarakat ikut berpartisipasi untuk menanam pohon mangrove. “Target kami 1 juta pohon. Jadi harapannya akan ada sejuta penonton yang menyaksikan film ini,” tambah Ivone.

Gubernur Lions Club Distrik 307-A1 Silvyana Murni menjelaskam, pihaknya bekerjasama dengan produser film “Impian 1000 Pulau” untuk membantu usaha warga penanaman mangrove di Kepulauan Seribu.

Menurut Silvyana, saat ini ada 362 klub yang bernaung di bawah Lions Club Indonesia yang akan digerakan untuk menonton film ini. “Kepulauan Seribu bagian dari Jakarta. Kita harus punya keperdulian. Mangrove harus tumbuh, tidak boleh ada pengeboman ikan, kita didik masyarakat untuk mengolah makanan sehat,” katanya.

Presiden Kalingga Lions Club Tjut Syahna mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan Kalingga adalah untuk mendorong pertumbuhan pariwisata Kepulauan Seribu.

“Kalau Singapura punya Sentosa Island, kita punya Kepulauan Seribu, salah satu tujuan wisata yang dicanangkan sebagai salah satu dari 10 Bali Baru. Kita bukan hanya menanam mangrove, tetapi juga mendorong masyarakat tidak menggunakan hairspray dan sedotan plastik. Ini adalah pengabdian organisasi,” paparnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *