Kemendikbud dan Pafindo Harapkan Lahir Sineas Muda Berkualitas di Ajang Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2018

Jakarta, MF – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia lewat Satuan Kerja Pusat Pengembangan Perfilman, menggelar Malam Anugerah Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2018 mulai 22 sampai 24 November di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud RI.

Sebanyak 242 film fiksi dan 72 film dokumenter masuk ke meja dewan juri. Setelah melalui proses seleksi, terpilih 6 judul film fiksi dan 6 film dokumenter. Jumlah film yang masuk tahun 2018 ini menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi, naik secara signifikan, hampir seratus persen.

“Tahun lalu sebanyak 142 judul. Tahun ini jumlahnya lebih banyak. Ini adalah hal yang menggembirakan dan layak diapresiasi. Para pelajar makin banyak yang meminati lahan film sebagai ajang kreatifitas positif dan produktif. Karena film juga sebagai pekerjaan masa depan yang sangat menjanjikan,” kata Muhadjir Efendi yang secara resmi membuka acara GKFP 2018 yang mengambil tema Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Film, di Gedung A Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

Acara yang terselenggara berkat kerjasama Kemendikbud dengan Kemenko Kemaritiman ini sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter pelajar Indonesia melalui dunia perfilman. Banyaknya antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan ini, Muhadjir berharap, GKFP bisa digelar secara rutin setiap tahunnya. “Saya menyambut baik acara ini dan mendorong partisipasi pelajar dalam menyajikan karya kreatifnya lewat perfilman,” paparnya.

Sementara itu Ketua Umum Pafindo, Bagiono Prabowo bersama jajaran pengurus Pafindo seperti Rency Milano, Gerry Iskak, Rony Dozer dan lainnya mendukung penuh acara GKFP 2018 ini. “Kami hadir di sini sebagai wujud apresiasi kami sebagai wadah kreatifitas masyarakat film nasional terhadap program Kemendikbud tentang film-film karya pelajar,” terang Bagiono Prabowo di booth pameran Pafindo di lokasi yang sama.

Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo) sendiri merupakan salah satu organisasi yang menjadi wadah berkumpulnya para pelaku seni yang fokus mengembangkan dunia perfilman di Tanah Air. Menurut Bagiono Prabowo, kegiatan positif ini perlu mendapat dukungan penuh. Ia berharap dari ajang ini akan lahir para sineas muda yang mampu melahirkan karya yang berkualitas.

“Kami bersyukur diberi kesempatan ikut meramaikan kegiatan yang mengangkat dunia perfilman ini, karena itu kami berharap melalui GKFP 2018 ini akan muncul bibit generasi muda penerus dunia perfilman Indonesia yang mampu melahirkan beragam karya yang berkualitas, baik itu film pendek, dokumenter maupun fiksi,” ujar Bagiono.

Selain dihadiri sejumlah peserta yang terdiri dari komunitas pelajar peserta GKFP 2018 dan Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo), acara ini juga didukung oleh Sinematek, KFT, dan LSF yang tergabung di Badan Perfilman Indonesia (BPI). (Jeh)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *