“Down Swan” Ceritakan Dukungan Keluarga Mampu Wujudkan Impian Anak Berkebutuhan Khusus

 

Jakarta, MF – Satu lagi film Indonesia yang tidak terbawa arus tren pasar segera hadir di bioskop seluruh tanah air pada tanggal 23 Mei mendatang. Kali ini, dunia perfilman akan dihiasi oleh karya anak bangsa bertajuk “Down Swan”. Film ini diproduksi oleh Adiksi Film dan diproduseri oleh Salwa Fauzia.

Film besutan sutradara Fuad Akbar ini bercerita tentang seorang anak bernama Nadia yang diperankan oleh Arina Dhisya. Nadia diceritakan menderita down syndrome. Dia sejak kecil digambarkan dekat dengan sang ayah Bisma (Ariyo Wahab), sedang sang ibu Mitha (Putri Ayudya) belum sepenuhnya menerima kekurangan Nadia.

Saat berusia delapan tahun Nadia mulai menemukan bakatnya menjadi menari balet. Nadia sangat suka menari balet, meski kegemarannya itu tidak disetujui oleh sang ibu. Namun akhirnya, Mitha pun luluh dengan keinginan kuat dan bakat yang dimiliki oleh putrinya tersebut.

Pengalaman baru dan cerita menarik didapat ketika Nadia mengikuti kelas menari balet dan menemukan beberapa masalah. Kehidupan rumah tangga Bisma dan Mitha pun sempat diuji dengan kekurangan yang dimiliki Nadia.

Fuad Akbar mengatakan bahwa film ini terinspirasi dari kehidupan masyarakat tentang keberadaan anak berkebutuhan khusus yang masih memiliki impian kuat. Hubungan keluarga yang harmonis dan saling mendukung juga ditampilkan sebagai bumbu penguat film yang berdurasi 1 jam 24 menit tersebut.

“Sebenarya berangkat dari semua manusia pasti punya cita-cita, tidak terkecuali seorang anak berkebutuhan khusus. Jadi basic-nya, ini yang coba saya angkat, saya potret dari sisi hubungan tak lekang oleh waktu dari ibu dan anak,” kata Fuad di Setiabudi One XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

Sementara Ariyo Wahab mengakui bahwa memerankan sosok ayah yang memiliki anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah. Semuanya perlu pendalaman karakter yang luar biasa. “Kalau aku kan sudah jadi sosok ayah, cuma masalah di script ini beda berat dan lebih berisi. Aku mencoba hidup di script itu sendiri,” ungkap vocalis The Dance Company itu. (Jeh)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *