Browliner Studio Penuhi Kebutuhan Kaum Hawa Akan Tampilan Alis yang Menawan

Jakarta, MF – Tampaknya standar kecantikan perempuan terus mengalami pergeseran dari tahun ke tahun, memiliki alis yang menawan tetaplah menjadi dambaan setiap perempuan di dunia. Beruntung, saat ini teknologi di bidang kecantikan sudah semakin canggih dan praktis.

Alis merupakan salah satu poin penting bagi kecantikan wajah seseorang, tentunya memiliki alis bervolume yang simetris sudah menjadi gaya hidup perempuan di era milenial ini. Untuk memiliki tampilan alis lebih menarik, kini kaum perempuan tidak lagi perlu menghadapi operasi medis, cukup dengan metode kecantikan tanpa bedah dan tanpa rasa sakit, yakni sulam alis.

Tren sulam alis sendiri sejak beberapa tahun terakhir memang sangat digandrungi. Sulam alis merupakan teknik menambahankan pigmen warna ke kulit untuk mengisi bagian-bagian kosong pada alis, sehingga alis jadi terlihat lebih penuh. Teknik ini bisa menghasilkan tampilan yang natural, karena menggunakan pigmen yang sesuai dengan warna asli alis. Setelah membentuk pola alis yang diinginkan, seluruh area yang sudah digambari diisi dengan pigmen halus seperti rambut.

Seperti halnya yang dilakukan oleh NG Felicia. Pemilik Browliner Studio yang menjajal peruntungannya di bisnis sulam alis sejak setahun terakhir. Meski berawal dari coba-coba, usahanya itu semakin berkembang. Mengawali usaha sulam alisnya itu, Felicia membuka studio sulam di apartment miliknya di Somerset Grand Citra, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Felicia, sulam alis atau biasa disebut microblading atau eyebrow embroidery bisa dilakukan kepada siapa saja yang menginginkan tampilan alis menawan, atau karena ada bagian alis yang botak. Terlalu sering mencabut alis juga membuat rambut alis berhenti tumbuh, sehingga tidak bisa lagi memiliki alis yang rapi dan tebal.

Sulam alis juga biasanya dilakukan untuk perempuan yang memiliki kulit pucat dan alis tipis. “Sulam alis itu layaknya rambut yang harus di cat karena uban, kadang mau warna merah kuning itu tren. Intinya semua orang ingin cat rambut, apalagi yang sudah tua beruban dan ingin terlihat muda bisa di cat,” kata Felicia saat berbincang dengan rekan media belum lama ini.

Ketahan sulam alis ataupun shading di Browliner Studio bisa berkisar selama satu tahunan. “Kadang alis suka hilang, harus retouch lagi dan untuk ketahanan shading satu tahun, sehingga harus terus lakukan retouch,” tambahnya.

Felicia pun mengaku sangat optimistis usaha yang dijalankan semakin berkembang meski persaingan akan semakin ketat. “Kita jelaskan kepada klien yang punya preferences masing-masing disesuaikan dengan bentuk muka. Kalau di Asia lebih suka bentuk alis datar, tapi untuk Eropa dan Amerika lebih yang art, karena keliatan elegan dan seksi,” ungkapnya.

“Kalau alis datar keliatan muda, tergantung masing-masing dan kita hanya memakai bahan yang berkualitas meski saat ini klien memang sudah pintar dan kritis. Mereka sudah bisa menilai mana hasil yang terlihat natural tanpa kita harus menjelaskan,” jelas Felicia yang dalam waktu dekat berencana membangun studio sulam alis cabang kedua di kawasan Guntur, Jakarta Selatan.

Felicia mengaku serius menggeluti dunia sulam ini, tak tanggung-tanggung untuk menghasilkan mahakarya yang baik, Felicia sampai mengambil pendidikan ke luar negeri. Kini, meski berbagai teknik sulam alis sudah ia kuasai, Felicia lebih senang dikenal dengan teknik sulam Bold Brows. Dimana, teknik tersebut dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin.

Browliner Studio menawarkan berbagai treatment seperti Eyebrows Microblading, Eyebrow Embroidery, Eyeliner Embroidery dan Christal Lips Embroidery. Biayanya pun bervariasi antara Rp1,9 juta hingga Rp2,5 juta. (Jeh)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *